5 Film Horor Indonesia Terbaik

5 Film Horor Indonesia Terbaik

5 Film Horor Indonesia Terbaik – Film horor buatan sineas Indonesia ternyata tidak hanya sukses di Indonesia. Namun, ia juga berhasil membawa nama negara ini ke luar negeri. Beberapa dari film ini telah memenangkan penghargaan internasional.

5 Film Horor Indonesia Terbaik

Sumber : cnnindonesia.com

deanandbritta – Beberapa orang telah memenangkan film Asia terbaik, film horor terbaik dan sutradara terbaik dari berbagai acara penghargaan bergengsi. Selanjutnya, Kami membagikan lima film horor Indonesia yang sukses go internasional.

 Baca Juga : 5 Rekomendasi Film Horor Korea Terseram 2021

Berikut 5 Film Horor Indonesia Terbaik

1. Sebelum Iblis Menjemput

Sumber : kapanlagi.com

Sebelum “Devil Pickup”, film horor Indonesia dirilis pada 9 Agustus 2018. [1] [2] Film ini disutradarai oleh Timo Tjahjanto dan dibintangi oleh Chelsea Islan, Pevita Pearce, dan Samo Rafael (Samo Rafael), Hadijah Shahab, Ruth Marini, Karina Suwandi dan Ray Sahetapy.

Sinopsis

Dengan dorongan seseorang Cenayang misterius( Ruth Marini), Lesmana( Ray Sahetapy) membuat akad bersama Belis, kalau beliau bisa mencapai kesuksesan selaku seseorang wiraswasta, bersama menumbalkan istrinya( Kinaryosih). Sehabis jalankan akad, Lesmana juga lekas meninggalkan istri serta pula putrinya yang sedang kecil, Alvi( Nicole Rossi). Istri Lesmana yang telah ditumbalkan juga bunuh diri bersama misterius, yang disaksikan oleh Alvi serta meninggalkan cedera misterius di lengannya.

Bertahun- tahun setelah itu, Alvi yang telah berusia( Chelsea Islan) berkembang jadi perempuan belia yang mandiri nan dingin, karena kehidupan keras yang dilewatinya seseorang diri. Alvi juga mencapai berita kalau Lesmana tengah sekarat di rumah sakit karena penyakit misterius, serta disanalah beliau bertemu bersama kanak- kanak Lesmana yang lain: Maia( Pevita Pearce), Reuben( Samo Rafael) serta pula Nara( Hadijah Shahab) yang sedang kecil, dari istri keduanya Adun( Karina Suwandi). Alvi berlagak dingin kepada keluarga tirinya itu, tetapi sedangkan beliau ditinggal berdua bersama Lesmana didalam kamar, sesosok insan misterius menerornya.

Mengenali Lesmana sedang mempunyai satu villa di Pucuk yang bisa jadi bisa dijual, Adun bersama buah hatinya bergegas” mengamankan” properti itu, tetapi Alvi mendahulukan mereka datang disitu. Alvi berkelahi hebat bersama Adun serta Maia, serta sedangkan kondisi merasa mereda, Adun yang berdiri didepan basement villa itu ditarik wujud misterius ke ruang dasar tanah. Maia serta Reuben yang histeris, seketika diguncang bersama Adun yang lagi ke hadapan mereka semacam zombie. Alvi menikamkan martil ke kepala Adun yang tengah melanda Maia, tetapi didalam kengerian mereka seluruh memandang gimana Adun bersama hening mencabut martil itu dari keningnya. Adun kemudian melompat terlihat dari villa itu ke didalam hitam malam.

Maia terluka sementara diserang Laksmi, dan dipapah Alvi ia pun turun bukit untuk melacak bantuan di rumah warga. Kesalahpahaman ditengah jalur menengahi Alvi dan Maia; Alvi lagi ke villa, namun Maia lagi diserang Laksmi di hutan. Maia pun menghajar Laksmi berulang-kali bersama senter sambil menangis, seakan sudah membunuh Laksmi. Saat pagi, Lili (Clara Bernadeth), pacar Reuben mampir menjemput bersama mobil. Naasnya, ia berjumpa Maia yang sudah dirasuki Laksmi yang membunuhnya bersama palu. Saat Maia lagi ke villa, Alvi mengerti keadaannya yang aneh. Bersama bersama Reuben dan Nara, ia coba pergi dari villa itu, namun villa itu mengunci mereka di dalam.

Reuben yang mengusahakan meredakan Maia, justru dibunuh bersama kejam sedangkan Maia mematahkan kaki serta tangannya melalui boneka teluh, serta setelah itu beliau penggal kepala Reuben sedangkan beliau membenarkan kepala boneka itu. Alvi juga diseret ke ruang dasar tanah, serta disanalah beliau menemukan pandangan kalau dahulu Lesmana membelit- belitkan janjinya bersama si Belis: beliau justru menewaskan Cenayang itu serta menguburnya di ruang dasar tanah itu. Maia bersiap bisa menganiaya Alvi bersama tahap yang mendekati semacam Reuben, tetapi Alvi berhasil mencuri boneka teluh Maia dari kantungnya serta melemparnya ke api, membakar Maia hidup- hidup. Buat mengakhiri roh si Cenayang, Alvi menggali kuburannya serta menikamkan baji ke jantung mayatnya. Sehabis neraka dunianya berakhir, Alvi bawa Nara terlihat dari villa terkutuk itu ke sinar mentari diluar.

2. Perempuan Tanah Jahanam

Sumber : thejakartapost.com

“A Woman from Hellland” menceritakan keinginan Maya Basro yang diperankan oleh Tara Basro, berharap bisa mengungkap misteri keluarganya.

Bermula saat Maya mendapat masalah, termasuk bekerja dengan Dini (bekerja dengan Marissa Anita). Pertanyaan ini membuatnya ingin “istirahat” dengan mengunjungi tanah leluhurnya.

Kunjungan itu dikarenakan Maya terima kabar bahwa dirinya mampu terima harta warisan misalnya datang ke desa leluhurnya.

Ia pun memilih untuk berkunjung ke desa leluhurnya nan terpencil dan terpelosok dengan Dini dengan harapan jelas keluarganya.

Lewat trailer terbarunya, Maya nampak tidak memahami benar keluarga ataupun dusun leluhurnya. Dini, selaku sahabat, menerangi mengenai orang berumur yang meninggalkan harta dikala tewas. Tidak hanya itu, Kehadiran mereka disambut dengan pandangan dingin dari masyarakat dekat.

Hanya berbekal rasa ingin tahu, Maya tak jelas bahwa masyarakat kira-kira memang sudah mencarinya dan berencana membunuhnya dikarenakan suatu hal.

Hingga terhadap suatu malam, Maya menemukan kenyataan rumit tentang masa lalu dan keluarganya yang menyebabkan dirinya harus berjuang menyelamatkan hidup.

‘Perempuan Tanah Jahanam’ merupakan film horor ke-2 yang disutradarai serta ditulis segera oleh Joko Anwar sesudah ‘Pengabdi Setan’ terhadap 2017. Joko Anwar menyatakan dirinya butuh 10 th. untuk mematangkan film tersebut.

“Karena saat bikin skenarionya saya terasa terhadap kala itu belum terasa mampu. Secara teknis dan estetika saya harus terasa lebih dewasa pernah sebagai filmmaker baru mampu bikin film ini,” kata Joko Anwar.

Ia mengaku mendapat gagasan ‘Perempuan Tanah Jahanam’ sesudah kontemplasi tentang fungsi bagian keluarga serta sejumlah mimpi buruknya sepanjang ini.

“Mimpi buruknya saya terasa tersedia di sebuah desa yang enggak saya kenal namun banyak banget keanehan. Orang-orangnya juga berlaku enggak wajar. Hal itu saya jadikan film,” ceritanya.

‘Perempuan Tanah Jahanam’ dibintangi Tara Basro, Marissa Anita, Christine Hakim, Ario Bayu, Asmara Abigail, Arswendy Bening Swara serta sebagian peran pendukung yang berasal dari kota-kota wilayah syuting.

Film yang diproduksi Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, BASE Entertainment serta RAPI Films ini syuting di desa-desa kira-kira Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Ijen dan Banyuwangi.

Usai jelas sinopsis ‘Perempuan Tanah Jahanam’, film ini bakal tayang di bioskop terhadap 17 Oktober 2019.

3. Modus Anomali

Sumber : meldmagazine.com.au

Modus Anomali adalah film ber-genre Horror-Thriller karya sutradara Joko Anwar.

Film Modus Anomali ini sempat mengambil perhatian di th. 2012.

Pasalnya, film Modus Anomali mencapai Buncheon Awards dan termasuk merilis versi DVD untuk warga Inggris.

DVD ini dirilis oleh label horr Asia Teror Cotta dan membuat perubahan judul Modus Anomali menjadi RITUAL terhadap 16 Mei 2016.

Film Modus Anomali ini diperankan oleh Rio Dewanto, Hannah Al Rashid, Izzi Isman, Aridh Tritama, Sadha Triyudha, Jose Gamo, Marsha Timothy dan Surya Saputra.

Sinopsis

John Evans (Rio Dewanto) mendadak terbangun di dalam suasana terkubur di di dalam tanah yang terletak di sedang hutan asing.

Saat itu, ia hanya memiliki sebuah ponsel tanpa terdapatnya no kontak siapapun.

John Evans sesudah itu tahu tetapi tidak tahu identitas dirinya sendiri dan bagaimana ia sanggup berada di tempat itu.

Kemudian ia mendapatkan sebuah rumah yang misterius dan termasuk video yang memuat konten yang cukup mengganggu.

Sampai kesimpulannya John Evans tersadar kalau beliau butuh melindungi dirinya sendiri serta banyak orang terdekatnya dari sosok- sosok misterius yang coba buat menyerangnya kala itu.

 Baca Juga : 7 Film Hollywood Terbaru Tayang Bulan Maret 2021

4. Pengabdi Setan

Sumber : geotimes.co.id

Pengabdi Setan merupakan film horor Indonesia yang diluncurkan pada 28 September 2017, disutradarai oleh Joko A. ini merupakan dari ( remake) dari film tahun 1980 dengan kepala karangan yang serupa.

Pada 7 November 2017, film tersebut telah diputar di bioskop dengan 4.206.103 penonton, menjadikannya film Indonesia dengan pendapatan kotor tertinggi sejauh ini pada tahun 2017. Film tersebut juga rencananya akan diputar di beberapa negara lain termasuk Malaysia, Singapura dan Amerika Serikat.

Pada Festival Film Indonesia 2017, film tersebut mendapatkan 13 nominasi dan memenangkan 7 nominasi di antaranya.

Plot

Rini( Tara Basro) tinggal di pinggiran kota Jakarta di sesuatu rumah dewasa mempunyai neneknya, Rahma Saidah( Elly D. Luthan), bersama ibunya, Mawarni Suwono( Menawan Adun), bapaknya( Bront Palarae), dan ketiga adik laki- lakinya, Tony( Endy Arfian), Bondi( Nasar Annuz), dan Ian( Muhammad Adhiyat). Kisah dibuka bersama persoalan finansial keluarga mereka yang kehabisan duit untuk cost pengobatan sakit sang ibu. Penyakit yang begitu kritis sebabkan Mawarni tak sanggup mobilisasi tubuhnya dan hanya berbaring di daerah tidur. Untuk memanggil dan menghendaki bantuan, Mawarni mesti membunyikan lonceng.

Bermacam usaha digarap keluarga Rini buat mendapatkan uang bonus, tercantum menyudahi kuliah serta menginginkan bayaran memiliki Mawarni yang luang berkarier di bumi raih bunyi( populer bersama lagunya, Suram Malam), saat sebelum dikala kelanjutannya jatuh sakit sejauh 3 separuh tahun tanpa dikenal faktornya . Tetapi, kariernya telah lama gelap biar telah tidak menciptakan bayaran lagi. Tony juga berkenan menjual sepeda motor serta benda individu yang lain untuk mensupport keluarganya. Usaha keluarga buat akibatkan si bunda membaik berawal dari penyakitnya kandas sehabis Rini menciptakan si bunda terguling di lantai kamarnya serta mengembuskan nafas terakhir.

Di penguburan Mawarni, keluarga Rini juga dikenalkan bersama seseorang Ajengan( Arswendi Nasution) serta putranya, Hendra( Dimas Aditya), yang berupaya ikut mensupport mereka di masa berbelasungkawa . Dengan wafatnya Mawarni, ayahnya juga berangkat ke kota buat menggadai kediaman mereka. Kematian Mawar nyatanya jadi dini berawal dari teror yang berada di rumah keluarganya Rini– mereka dikunjungi oleh wujud yang menyamai si almarhum bunda . Nenek pun ditemukan meninggal dunia oleh Bondi, tenggelam di sumur. Di kamar nenek, Rini menemukan sepucuk surat yang ditujukan ke Budiman Syailendra (Egy Fedly), dan Rini pun pergi mengantarkan surat itu ke rusun daerah tinggal Budiman bersama Hendra. Budiman berikan memahami Rini bahwa ia adalah rekan eyangnya pernah dan ia menceritakan bahwa pernah nenek tidak menyetujui pernikahan orang tua Rini sebab Mawarni adalah seorang seniman dan tidak sanggup mempunyai anak. Karena itu, Mawarni pun dikatakan sudah ikuti sebuah sekte pemuja setan demi memperoleh keturunan.

Sementara itu, Bondi, yang terkejut setelah menemukan mayat neneknya di di dalam sumur, jadi berlaku seakan dapat kerasukan dan hendak menyakiti adiknya, Ian, setelah Ian dihantui oleh arwah neneknya (yang ia melihat menghampiri Bondi dan mencoba menangkapnya bersama berpura pura bermain petak umpet). Tony, yang membaca majalah Maya dukungan Budiman yang miliki artikel perihal pengabdi setan, membahas perihal interaksi ibu mereka bersama sekte pengabdi setan dan mungkin adik mereka, Ian, dapat disita oleh sekte selanjutnya setelah berumur 7 tahun, namun Rini tidak menggubrisnya. Sehabis hadapi lebih dari satu Mengenai mengerikan, mereka juga memanggil si Ajengan buat mengecek rumah mereka, serta mereka juga dinasihati buat lebih banyak beribadah. Malam itu, kala Rini doa, beliau diteror oleh makhluk halus Mawarni, yang akibatkan Rini serta adik- adiknya berlari ke rumah si Ajengan, yang berencana suatu pengajian di rumah mereka besok hari.

Hendra juga berangkat ke rusun Berakal sehabis Berakal meneleponnya serta memberikannya postingan yang beliau catat selaku emendasi postingan tadinya . Di perjalanan pulang, seseorang sebabkan Hendra oleng berasal dari motornya hingga ia terlindas truk. Jenazah Hendra pun dibawa pulang oleh warga kurang lebih dan Rini pun menemukan artikel yang ia bawa. Malam itu, Rini melihat penampakan Hendra di luar rumah sang Ustaz dan ia pun nyaris ditarik nampak kala sang Ustaz mencermati bersama rasa risau dan menyerah sebab anaknya sudah meninggal akibat turut campur bersama urusan keluarga Rini. Bapak mereka pun mampir dan mempunyai mereka pulang, dan sesudah itu menangis kala diberi memahami bahwa ibunya sudah meninggal akibat tenggelam di sumur.

Dikala Rini akan mengonfrontasi ayahnya Mengenai dialog ibu dan bapaknya di malam Mawarni tewas, Ian, yang tengah campakkan air kecil dekat sumber, ditarik oleh roh nenek ke di dalam sumber. Bapaknya pun menyelamatkan Ian kala mengalami poltergeist yang diakibatkan neneknya dan rumah dikepung oleh para pengabdi setan yang menebar biji saga di pekarangan rumah. Rini, Tony, dan bapaknya pun terkunci di lorong tangga kala sang papa memohon ampun ke ibunya dan istrinya. Setelah Bondi menyelamatkan Ian dan menggagalkan usaha nenek (yang termasuk membuatnya tidak kerasukan lagi), para pengabdi setan pun pergi dan rumah pun tenang kembali.

Keesokan paginya, keluarga Rini sudah siap untuk ganti ke rusun dan tunggu mobil untuk menjemput mereka, namun tidak tersedia yang menjemput mereka hingga petang dan sang Ustaz pun mampir untuk menghendaki maaf bahwa ia tidak sanggup mendukung mereka dan menemani mereka untuk tunggu mobil, sekalian tunggu lagi tahun Ian yang ke-7 di tengah malam. Saat tengah malam sampai, Rini pun terbangun dan mengingat artikel Budiman yang dibawa Hendra dan menceritakannya ke Tony. Ketika mereka berbicara, Ayah digentayangi oleh Mawarni serta Bondi menciptakan Ian berdialog bahasa asing sembari memandang ke jendela( sementara itu tadinya beliau gagu) . Rini, Tony, Bondi, dan papa mereka pun bersembunyi di kamar nenek dan kelanjutannya mereka memahami bahwa mayat-mayat hidup berasal dari pemakaman sudah bangkit, dan keluarga Rini pun menemukan sang Ustaz sudah wafat sudah ditusuk dan Ian terjadi ke kerumunan mayat hidup bersama Mawarni.

Para mayat hidup mengepung rumah dan masuk melalui pintu dapur, yang sesudah itu ditahan oleh arwah neneknya, yang ternyata sepanjang ini sudah mencoba untuk merawat mereka bersama mencoba membunuh Ian. Budiman pun hingga dan mempunyai keluarga Rini pergi. Satu tahun setelah itu, keluarga Rini telah berdiam di rusun serta mereka dihampiri seseorang bunda orang sebelah( Percintaan Abigail) yang membagikan mereka rantang santapan. Sang tetangga pun lagi ke rumahnya dan berbincang ke Batara (Fachry Albar), dan terungkaplah bahwa ia adalah Darminah (antagonis utama di film orisinil).